Dianggap Proyek Siluman, Irigasi di Desa Ketapanglor Disoal Warga Karena Tanpa Papan Nama

Gresik-selidikkasus.com
Proyek pembangunan irigasi di Desa Ketapanglor Kecamatan Ujungpangkah Kabupaten Gresik dipertanyakan warga. Apalagi, proyek tersebut tidak ada papan nama sehingga terkesan tidak transparan.

Padahal, pemasangan papan proyek sebelum pekerjaan dilakukan adalah sebuah kewajiban yang harus dilakukan agar proyek bisa dikontrol oleh masyarakat.

Padahal, aturan pemasangan papan nama proyek telah diatur dalam Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

“Selebihnya, selain tidak ada papan nama. Juga dalam campuran bahan atau materialnya diduga menggunakan tanah,” imbuhnya.

“Sudah beberapa minggu pekerjaan irigasi ini, mungkin sudah separuhnya hampir selesai,” kata salah satu warga yang enggan disebutkan namanya ketika dimintai konfirmasi, Senin (21/9/2020).

Diterangkan warga tersebut, pihak desa seringkali tidak memperhatikan akses keterbukaan publik dengan memasang papan nama.

“Sering kali seperti itu, biasanya dipasang kalau hampir selesai proyeknya,” imbuhnya.

Kepala Desa Ketapanglor In’am membenarkan proyek tersebut merupakan dikerjakan oleh desa. Ketika ditanya kenapa papan nama proyek tak dipasang, In’am berkilah.

“Lupa memasang mas. Itu anggaran dari dana desa,” katanya singkat ketika dikonfirmasi via Aplikasi WhatsApp.

Lp-Fununul Ihsan