Gunungsitoli Selatan, Selidikkasus.com.
Sejak Pandemik Covid-19 Puskemas Fodo Kecamatan Gunungsitoli Selatan tampak sepi dan diduga terkesan pelayanan buruk.
Tingkat mutu pelayanan di puskesmas fodo terkesan buruk dan siaga 1 kali 24 jam sebagai puskesmas plus rawat inap itu mulai di kecam oleh warga sekitar yang sangat membutuhkan bantuan serta pelayanan yang sangat urgent.
Salah seorang masyarakat fodo,Kecamatan Gunungsitoli Selatan Analis Zebua ,Selasa,8/09/2020, sejak siang selaku pemilik kepentingan bertujuan menyampaikan keluhan kepihak puskesmas melaporkan bahwa kakaknya membutuhkan pertolongan darurat, karna penyakit yang diderita maka pihak keluarga tidak dapat mengantar penderita kepuskesmas fodo.
Kepada petugas puskesmas fodo, Zebua menyampaikan keluhan agar paramedis dan medik segera melakukan tindakan atas laporan yang disampaikan melakukan pertolongan terhadap penderita, namun pihak puskesmas melalui petugas tidak merespon.
Pemilik kepentingan,Analis Zebua berharap agar pihak puskesman menerjunkan mobil ambulance dan peralatan oksigen menjemput kakaknya yang sedang sakit untuk diberikan pertolongan di puskesmas fodo. Namun keluhan Pak Zebua tidak direspon, salah seorang petugas Puskesman fodo yang sedang bertugas menyampaikan informasi bahwa mereka tidak bisa berbuat apa-apa dikarenakan Dokter sedang tidak berdinas, dan supir ambulance juga tidak masuk hari ini.
Mendengar informasi tersebut Zebua dan sejumlah keluarga yang sudah berharap pada puskesmas fodo segera memberikan dan akan terjun menjemput penderita serta segera memberi pertolongan namun harapan tersebut sirna begitu saja.
Zebua yang sangat kecewa atas pelayanan yang terkesan buruk tersebut masih berupaya pada sore harinya kembali meminta kepihak puskesmas agar dokter dan paramedis melakukan tindakan agar kakaknya yang sakit koma segera ditangani namun, pihak petugas Puskesman yang bertugas menyarankan mengarahkan kepada Zebua agar penderita di bawa ke RSU. Bethesda.
Zebua yang merasa kecewa yang ke dua kalinya pasrah dan pulang kerumah, namun sesampainya di rumah nyawa kakaknya tidak bisa tertolong dan telah menghembuskan nafas terakhir.
S.Zebua kerabat Analis Zebua kepada selidikkasus.com mengatakan bahwa iyanya sudah lama menilai tingkat mutu pelayanan dipuskesmas fodo dinilai terkesan buruk, kepala dinas kesehatan dirinya meminta agar segera melakukan evaluasi terhadap kinerja petugas, dokter dan paramedis,supir ambulance sesegera mungkin. Agar mutu pelayanan dipuskesmas fodo ini segera ditingkatkan.
Sementara hingga berita ini ditayangkan, kepala dinas Kesehatan Kota Ginungsitoli oleh selidikkasus.com tidak dapat dihubungi melalui via seluler.
Tim selidikkasus.com meminta agar Walikota Dan Wakil Walikota Gunungsitoli segera melakukan inspeksi dan mengevaluasi kinerja kepala UPT. Puskesmas fodo.
Korwil nias (As)/tim sumut/media grup