Mandailing Natal –
Selidik kasus. Com
Jejak dan Auman Harimau sering terlihat dan terdengar oleh masyarakat di beberapa desa di daerah kecamatan tambangan kabupaten Mandailing Natal. (Madina-sumut)
Masyarakat yang melihat jejak Harimau salah satu di daerah perkebunan desa laru Dolok daerah perkebunan desa laru baringin serta beberapa desa sekitarnya.
bahkan di desa angin barat lama masyarakat juga mendengar auman sang Harimau serta jejak kaki di perkebunan masyarakat, sehingga warga merasa resah dan takut untuk pergi ke ladang dan ke kebun, masyarakat juga minta kepada pemerintah kabupaten Mandailing Natal agar ikut serta mencari solusi untuk mengusir harimau tersebut supaya tidak mengganggu masyarakat sekitar.
Kejadian ini dibenarkan oleh beberapa kepala desa, termasuk kepala desa laru Dolok laru bolak laru pasar laru baringin beberapa kepala desa ini memberikan keterangan kepada media ini pada hari Senin 18 Mei 2026 di desa laru baringin.
Tokoh masyarakat setempat serta masyarakat dan beberapa kepala desa minta agar pemerintah kabupaten Mandailing Natal ikut serta mencari solusi untuk mengatasi gangguan Harimau di daerah mereka sebelum ada korban ujar kepala desa laru Dolok.
Kepala desa di 4 desa tersebut serta masyarakat dan tokoh-tokoh telah mengadakan musyawarah untuk mencari solusi bagaimana cara mengusir harimau tersebut supaya masyarakat tidak resah dan tidak takut untuk berusaha di kebun ataupun ke sawah masing-masing.
masyarakat di 4 desa tersebut mengharapkan dan meminta pemerintah daerah kabupaten Mandailing Natal agar lebih serius terhadap temuan jejak Harimau dan bisa mengambil kebijakan serta tindakan yang lebih cepat
Masing-masing kepala desa meminta kepada masyarakatnya agar lebih hati-hati dan kalau ke ladang ataupun ke kebun supaya jangan sendirian untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Hal itu. awak media ini beserta tim gabungan konfirmasi langsung ke Taman Nasional batang gadis (TMBH) untuk membawa informasi yang di sampaikan oleh beberapa kades di tambangan dan beserta tokoh masyarakat nya.
Terimakasih informasinya pak, terkait hal itu memang sudah dalam penanganan kita. dan kita juga sebelumnya sudah kordinasi dengan bapak camat pak (BAHREN) dan itu akan terus kita pantau bg, kita kami juga pihak kehutanan mengimbau kepada seluruh masyarakat tambangan kususnya wilayah desa laru dolok dan sekitarnya, agar berhati-hati, jika mau ke sawah atau ke kadang jangan sendiri-sendiri di usahakan berkawan, untuk menghindari kejadian yang tidak di inginkan”ujar resky stap kehutanan.
Sementara pihak kecamatan tambangan di konfirmasi serentak dengan Kehutanan juga sudah mengakui adanya jejak kaki harimau dan auman, berdasarkan informasi dari pihak taman nasional batang gadis – benar dinda itu sudah dalam perbincangan kita dengan pihak TNBG dan kita akan segera mengatasi ini dengan cara membunyikan bunyi bunyian, mudah mudah nanti harimaunya menjauh dari lokasi ladang atau sawah dan pemukiman masyarakat sekitar, supaya masyarakat tidak resah akibat jejak tersebut, tutup camat tambangan. (AL)