Terjadi lagi Makanan Bergizi Gratis Diduga Basi dan Berbau,selasa 28 April 2026

Pulau panggung (SDL)selidikkasus.com Selasa 28 April 2026 – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan gagasan besar Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, seharusnya menjadi wujud nyata perhatian negara terhadap kesehatan generasi penerus bangsa.

Namun, di Desa Pulau Panggung, Kecamatan Semende Darat Laut, program mulia ini justru memunculkan keprihatinan mendalam.

Alih-alih memberikan asupan gizi yang sehat dan berkualitas, yang terjadi justru sebaliknya.

Banyak pihak menyoroti bahwa makanan yang disajikan diduga sudah tidak layak konsumsi, bahkan dikabarkan sudah basi dan mengeluarkan bau tidak sedap.

Tentu saja hal ini memunculkan pertanyaan besar, bagaimana mungkin anak-anak bisa mendapatkan tambahan gizi jika makanan yang masuk justru sudah rusak dan berbahaya bagi kesehatan.

Kami sangat mendukung dan mengapresiasi visi serta program Presiden Prabowo Subianto. Namun, kami mengecam keras oknum pengelola di lapangan yang terbukti merusak citra program nasional ini dengan pelayanan yang sembarangan dan tidak bertanggung jawab.

“Kami mendukung program Presiden, tapi yang mengelola jangan merusak citra program Prabowo dengan memberikan makanan yang sudah basi,” tegas salah satu pihak yang prihatin atas kondisi tersebut.

Sikap yang semakin mencurigakan terlihat ketika pihak pengelola menutup akses informasi. Saat awak media dan LSM berusaha meninjau langsung kondisi dapur serta peralatan pendingin makanan, akses justru ditutup rapat.

“Wartawan dan LSM tidak boleh masuk dapur,” ujar sumber di lokasi.

Hal ini semakin memperkuat dugaan bahwa ada sesuatu yang disembunyikan terkait kebersihan dan cara pengolahan makanan yang tidak sesuai standar.

Merespons hal ini, Camat setempat Hasbullah Yusuf S.H.Mm akan memanggil pihak pengelollah Dan akan,memberikan peringatan keras.

Jika pengelola tidak mampu menjalankan tugas dengan baik dan profesional, sebaiknya program ini dihentikan saja daripada membahayakan nyawa anak-anak.

“Kalau MBG tidak bisa berjalan dengan baik maka sebaiknya tutup saja.

Jangan memberikan makanan yang sudah berbau. Kalau terjadi hal yang tidak diinginkan kepada anak-anak, adakah yang bisa bertanggung jawab, tegaskannya dengan nada keras.

Masyarakat menuntut tanggung jawab penuh. Jangan sampai niat baik negara untuk mencerdaskan bangsa justru menjadi bumerang yang merugikan kesehatan anak-anak karena kelalaian oknum yang tidak profesional.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*