Asosiasi Kepala Desa (AKD),Datangi Mapolsek Bungah Pertanyakan insiden Pengrusakan Posko Covid-19

GRESIK – Selidikkasus.com Jajaran pengurus Asosiasia Kepala Desa (AKD) Kabupaten Gresik tadi siang mendatangi Mapolsek Bungah, guna mempertanyakan kelanjutane insiden pengrusakan bilik sterilisasi Covid-19 yang berada di Desa Mojopuro Wetan Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik.

Kedatangan mereka langsung di pimpin ketua AKD Kabupaten Gresik Nurul Yatim Dan di dampingi beberapa pengurus lain Yakni Moh.Nasihan (Kades Mojopetung Kecamatan Dukun), Shodikin (Kades Raci Wetan Kecamatan Bungah), Asykur (Kades Morobakung Kecamatan Manyar) Dan Nasikhin (Kades Bungah). Mereka Berlima langsung masuk ke ruangan Dan di temui oleh Kapolsek Bungah AKP. Sujiran.

Tujuan kami datang ke polsek mau menanyakan sejauh Mana perkembangan penanganan soal insiden di Mojopuro wetan,” cetusnya.

” Ini sudah empat Hari sejak peristiwa itu di laporkan, akan tapi pihak kepolisian kayaknya tidak serius dalam penanganan perkara ini,” imbuhnya.

Masih di tempat yang sama Wakil Bendahara AKD sekaligus Kepala Desa Mojopetung Kecamatan Dukun Moh Nasihan menyampaikan,” Kami datang ke polsek semata mata minta ketegasan Kapolsek beserta jajaranya untuk segera menangkap pelaku pengerusakan,” timpalnya.

” Iya harapan kami sesegera mungkin dapat di tangkap agar kejadian seperti ini tidak terulang di Desa lain,”pungkasnya.

Seperti yang di beritakan beberapa hari Lulu, posko penjagaan yang berara di Desa Mojopuro Wetan Kecamatan Bungah telah di tabrak seseorang hingga berita ini di turunkan belum mengerti apa motif pelaku.

Kejadian nahas itu terjadi pada Sabtu (18/4/2020) malam. Saat itu, relawan Covid-19 desa setempat melakukan pemeriksaan kepada pengendara yang akan masuk ke desa.

Di tempat terpisah Ketika dihubungi Selidikkasus, Kepala Desa Mojopurowetan Muhammad Kholidin mengatakan jika peristiwa yang dilakukan oleh pria berinisial AS (42) itu sangat disayangkan dan kelewat batas.

Pelaku merusak pos pengamanan itu dengan cara ditabrak dengan sepeda motor. Bahkan pelaku kata Kholidin sempat mengacungkan senjata tajam ke relawan yang berjaga di malam itu.

“Saya juga sempat ada di sana. Pelaku memang warga sini. Kecil disini, tapi lama di Surabaya dan Lamongan. Saya juga gak tahu kenapa kok bilik sterilisasi bisa dirusak dengan ditabrak dengan sepeda motornya,” katanya, Selasa (21/4/2020).

Dijelaskan lebih jauh oleh Kholidin, saat ini pihaknya menyerahkan proses penyidikan dan penindakan dari pihak yang berwajib. Diungkapkan oleh dia, pria pengangguran itu juga sering melakukan perbuatan onar di desanya.

Paska dirusak oleh pelaku, tambah Kholidin ia bersama Satgas Covid-19 melakukan perbaikan pos penjagaan tersebut guna meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan virus corona.

“Paska di rusak, kita langsung perbaiki dengan relawan. Kami berharap pelaku bisa segera ditemukan dan bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolsek Bungah AKP Sujiran membenarkan peristiwa tersebut. Saat ini, jajaranya melakukan pengejaran ke pelaku perusakan pos pengamanan Covid-19 di Desa Mojopurowetan.

Peristiwa di malam minggu itu, kata Sujiran membuat posko penjagaan berupa portal dan bilik sterilisasi rusak. Ia pun berjanji akan mengungkapkan dan mencari pelaku,” pungkasnya.

Lp-Korda Gresik F.Ihsan

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*