DEMA STAIN Madina Tunjukkan Kepedulian Kemanusiaan, Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Banjir Bandang di Desa Gunung Manaon

 

MANDAILING NATAL — Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) dan Senat Mahasiswa (SEMA) STAIN Mandailing Natal menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat terdampak bencana banjir bandang dengan menggelar aksi bakti sosial dan gotong royong di Desa Gunung Manaon, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, Senin (2/11/2026).

 

Aksi kemanusiaan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab sosial mahasiswa dalam merespons bencana banjir bandang yang melanda desa tersebut sekitar empat hari sebelumnya. Bencana itu mengakibatkan sejumlah fasilitas umum terdampak, mulai dari masjid, Sekolah Dasar (SD), Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA), kantor kepala desa, hingga akses jalan umum yang menjadi sarana mobilitas masyarakat.

 

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa DEMA dan SEMA STAIN Madina terjun langsung ke lokasi untuk membantu proses pembersihan serta pemulihan fasilitas umum yang terdampak material banjir. Aksi gotong royong ini turut mendapat dukungan dan sinergi dari unsur pemerintah, termasuk Basarnas dan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar).

 

Ketua DEMA STAIN Madina, Adam Ali, menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat yang tertimpa musibah bukan sekadar bentuk kepedulian simbolis, melainkan wujud nyata pengabdian dan tanggung jawab moral mahasiswa terhadap persoalan kemanusiaan.

 

Menurutnya, mahasiswa harus mampu menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat yang tidak hanya menjalankan fungsi akademik dan intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial serta keberanian mengambil tindakan ketika masyarakat membutuhkan bantuan.

 

“Harapan kami, gerakan yang kami lakukan hari ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Gunung Manaon. Mungkin apa yang kami berikan belum seberapa dibandingkan dengan dampak bencana yang dirasakan masyarakat. Namun, kami ingin memastikan bahwa mahasiswa hadir, peduli, dan ikut mengambil bagian dalam proses pemulihan desa ini,” ujar Adam Ali.

 

Ia juga berharap sinergi antara mahasiswa, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat terus diperkuat agar proses pemulihan pascabencana dapat berjalan dengan baik serta fasilitas umum yang terdampak segera kembali difungsikan.

 

Aksi tersebut sekaligus menegaskan bahwa mahasiswa tidak boleh berjarak dari realitas sosial. Kehadiran mahasiswa harus mampu memberikan kontribusi, menghadirkan solusi, serta menjadi bagian dari gerakan kemanusiaan di tengah masyarakat.

 

Melalui aksi bakti sosial ini, DEMA dan SEMA STAIN Madina berharap semangat solidaritas, kepedulian, dan gotong royong terus terjaga, sehingga masyarakat Desa Gunung Manaon dapat segera bangkit dari dampak bencana banjir bandang.

 

Ketua DEMA Stain Madina: Adam Ali.(*)