Green Policing Bukan Sekadar Judul, Melainkan Gerakan Nyata: BEM Kristiani Seluruh Indonesia Wilayah Riau Apresiasi Kapolda Riau atas Keberhasilan Mengungkap Perusakan 118 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir
Pekanbaru – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kristiani Seluruh Indonesia (KSI) Wilayah Riau menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kapolda Riau beserta jajaran atas keberhasilan mengungkap kasus dugaan perusakan kawasan hutan mangrove seluas sekitar 118 hektare di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), sekaligus mengamankan pihak yang diduga bertanggung jawab atas tindakan tersebut.
Ketua BEM KSI Wilayah Riau, Gabriel Marchelino, menilai keberhasilan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen Polda Riau dalam menegakkan supremasi hukum sekaligus menjaga kelestarian lingkungan hidup di Provinsi Riau.
“Keberhasilan Polda Riau dalam mengungkap dugaan perusakan hutan mangrove seluas 118 hektare merupakan langkah yang patut diapresiasi. Penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan lingkungan menunjukkan bahwa negara hadir dalam melindungi ekosistem yang memiliki fungsi vital bagi keberlangsungan kehidupan masyarakat,” ujar Gabriel Marchelino.
Menurutnya, kawasan mangrove memiliki peran strategis sebagai benteng alami pesisir, habitat berbagai biota laut, penyerap emisi karbon, serta pelindung masyarakat dari ancaman abrasi dan bencana pesisir. Oleh karena itu, segala bentuk perusakan terhadap ekosistem mangrove harus ditindak secara tegas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
BEM KSI Wilayah Riau juga mendorong agar proses hukum terhadap para pihak yang diduga terlibat dapat berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel hingga memperoleh putusan yang berkekuatan hukum tetap. Selain itu, upaya pemulihan kawasan mangrove yang mengalami kerusakan juga perlu menjadi perhatian bersama melalui kolaborasi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, instansi terkait, akademisi, dan masyarakat.
“Kami berharap keberhasilan ini menjadi efek jera bagi siapa pun yang mencoba melakukan kejahatan terhadap lingkungan hidup. Kelestarian hutan mangrove bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan kepentingan seluruh masyarakat demi keberlanjutan generasi mendatang,” tambah Gabriel.
BEM KSI Wilayah Riau menyatakan dukungan penuh terhadap langkah-langkah Polda Riau dalam memberantas kejahatan lingkungan serta berharap pengawasan terhadap kawasan hutan, termasuk ekosistem mangrove di wilayah pesisir Riau, semakin diperkuat guna mencegah terulangnya praktik-praktik perusakan lingkungan yang merugikan negara dan masyarakat.
BEM Kristiani Seluruh Indonesia Wilayah Riau meyakini bahwa sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah, dan elemen masyarakat merupakan kunci dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup sekaligus mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di Provinsi Riau.
Narahubung:
Gabriel Marchelino
Ketua BEM Kristiani Seluruh Indonesia Wilayah Riau