Ruteng, Musibah kebakaran yang memilukan terjadi di kawasan Wae Buka, Kelurahan Satar Tacik, Kecamatan Langke Rembong, Ruten , Kamis 21 Mei 2026 , sekitar pukul 08.00 WITA, kobaran api tiba-tiba mengamuk dan melahap kios serta bengkel yang berdampingan.
Korban yang meninggal dunia adalah Ibu Mel, perempuan lanjut usia yang diperkirakan berumur sekitar 70 tahun. Warga di sekitar lokasi mengaku mendengar teriakan Ibu Mel meminta tolong sesaat sebelum api semakin membesar dan menghanguskan seluruh bangunan. Namun kobaran yang begitu ganas membuat siapapun tidak mampu menembus kepungan api untuk menjangkaunya. Ibu Mel ditemukan telah meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kebakaran diduga bermula dari kios milik Ibu Mel. Di sekitar area tersebut terdapat bahan bakar berupa bensin dan minyak tanah yang memicu api membesar dengan sangat cepat dan sulit dikendalikan. Dalam waktu singkat, kobaran api langsung merambat ke bengkel motor milik Felix Fadu yang berada di sebelahnya dan melahap hampir seluruh isi bangunan tanpa tersisa.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun selidikkasus.com dari Wasis, adik kandung pemilik bengkel, kejadian berlangsung begitu cepat sehingga tidak ada yang sempat berbuat banyak. Lima unit sepeda motor, seluruh peralatan bengkel, suku cadang, dan sparepart yang tersimpan di dalam bengkel semuanya ludes dilalap api. Pemilik bengkel, Felix Fadu, menaksir total kerugian mencapai 300 juta.
Suasana di lokasi kejadian sempat sangat mencekam. Warga berdatangan membawa ember dan peralatan seadanya, berupaya memadamkan api sekaligus menyelamatkan korban. Namun kobaran yang kian ganas memaksa semua orang mundur tak berdaya. Setelah api berhasil dijinakkan, jenazah Ibu Mel segera dievakuasi untuk dibawa ke rumah sakit guna penanganan lebih lanjut.
Kepergian Ibu Mel meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga dan seluruh warga yang mengenalnya sebagai sosok pekerja keras di lingkungan Wae Buka. Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran serta menghitung total kerugian secara keseluruhan.
Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi semua pihak akan pentingnya kewaspadaan dalam menyimpan bahan bakar di dekat sumber api, baik di lingkungan tempat tinggal maupun di area usaha, agar tragedi serupa tidak kembali terulang.
Penulis/Editor: MA