Sosialisasi PSBB Yang Tidak Maksimal,Mengakibatkan Banyak Pelanggaran Di Lakukan Penumpang Kereta Api

Jakarta,selidikkasus.com – Tidak maksimalnya sosialisasi tentang kebijakan PSBB yang diterapkan oleh Pemprov Jakarta kepada warga masyarakat,membuat banyaknya pelanggaran yang dilakukan oleh warga masyarakat terutama pengguna jasa angkutan massal seperti Kereta api.

Selain dari itu sangat minimnya kesadaran warga masyarakat itu sendiri sangat menujang suksesnya kebijakan Pemerintah terutama tentang pemangkasan wabah Covid’19 ini.

Seprti yang diterangkan salah seorang pegawai KAI setasiun Bogor kepada wartawan 14/4,Kami selalu menghimbau kepada para penumpang untuk selalu menggunakan masker dan cuci tangan juga untuk selalu jaga jarak walaupun berada dalam digerbong kereta,dan para petugas kami yang berada di dalam keretapun selalu memperingatkan para penumpang,terangnya.

Namun saat kereta berjalan apabila ada penumpang berdiri maka dia akan duduk ditempat duduk yang bertanda silang,andai petugas datang mereka berdiri lagi,dan itu terus berlanjut sampai pada setasiun tujuan,jadi kesannya kami dan para penumpang kesannya kucing kucingan,tegasnya.

Ditempat terpisah Romli penumpang dari Bogor mengatakan,saya naik dari bogor tadi kereta pertama dan itu masih gelap karena kurang lebihnya sekitar jam 05 pagi,sedangkan tempat duduk banyak ygbsudah terisi hanya yg bertanda silang yang kosong,tapi terpaksa yang bertanda itu kami duduki karena waktu itu saya ngantuk sekali,kilahnya.

Saat ditanya resiko penularan dan peraturan PSBB,lebih lanjut Romli mengatakan saya menyadari saya melanggar peraturan itu tapi kan waktu itu pagi hari dan petugaspun tidak mensosialisasukan di dalam kereta,kalau sayanlibur kerja mungkin sayantidak akan naik kereta tapi karena saya harus kerja dan transportasi saya hanya kereta maka biarpun melanggar peraturan tapi saya harus melanggarnya daripada cape berdiri.terangnya.(Gun’s/Kaperwil Jakarta)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*