Mutu Pembangunan KDMP Desa Muara Dua Dipertanyakan, Warga Minta Audit dan Pemeriksaan Ahli

MUARA ENIM selidikkasus.com saptu 3 Oktober ber 2026— Pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Muara Dua, Kecamatan Semende Darat Laut (SDL), Kabupaten Muara Enim, kembali menjadi sorotan masyarakat. Sejumlah bagian bangunan dinilai memiliki kekurangan dan diduga tidak sesuai dengan standar mutu serta kualitas pekerjaan yang semestinya.

Dari hasil pemantauan di lapangan, ditemukan sejumlah persoalan pada bangunan, mulai dari penggunaan material seperti besi, semen hingga bata yang dipertanyakan. Selain itu, sebelumnya juga ditemukan bagian bangunan yang mengalami keretakan serta persoalan lubang septic tank yang baru dikerjakan setelah adanya pemberitaan dan sorotan masyarakat.

Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai proses pengawasan pembangunan. Terlebih, muncul dugaan adanya pihak yang memiliki fungsi pengawasan sekaligus terlibat sebagai pelaksana atau pemborong pekerjaan.

Jika benar terjadi rangkap fungsi antara pengawas dan pelaksana, masyarakat mempertanyakan siapa yang secara independen melakukan pengawasan terhadap mutu dan volume pekerjaan di lapangan.

Masyarakat menilai persoalan tersebut tidak boleh dianggap sepele. Setiap pekerjaan pembangunan yang menggunakan anggaran negara harus dilaksanakan secara transparan, sesuai spesifikasi teknis, serta dapat dipertanggungjawabkan.

Warga juga meminta agar pembangunan KDMP di wilayah Kecamatan Semende Darat Laut dilakukan pemeriksaan menyeluruh oleh pihak berwenang dengan melibatkan tenaga ahli atau konsultan independen. Pemeriksaan tersebut diharapkan dapat memastikan apakah pekerjaan telah sesuai dengan gambar, spesifikasi teknis, volume, serta nilai anggaran yang ditetapkan.

Selain persoalan kualitas bangunan, masyarakat juga mempertanyakan perubahan nilai anggaran pembangunan yang disebut mengalami penurunan dari sekitar Rp1,6 miliar menjadi Rp1,1 miliar. Warga meminta agar perubahan nilai tersebut dijelaskan secara terbuka, termasuk dasar perhitungan dan ke mana selisih anggaran tersebut dialokasikan.
Masyarakat menegaskan bahwa mereka pada prinsipnya mendukung program KDMP karena diharapkan dapat memberikan manfaat bagi perekonomian desa. Namun, dukungan tersebut harus dibarengi dengan transparansi dan pembangunan yang benar-benar berkualitas.

“Kalau memang ditemukan pelanggaran, kami meminta agar dilakukan pemeriksaan dan diproses sesuai ketentuan hukum. Jangan sampai pembangunan menggunakan uang negara tetapi kualitasnya dipertanyakan,” ujar salah seorang warga.

Terkait dugaan adanya penyimpangan atau kerugian negara, hal tersebut tentunya harus dibuktikan melalui pemeriksaan dan audit oleh lembaga yang berwenang. Jika nantinya ditemukan pelanggaran hukum dan unsur tindak pidana korupsi, masyarakat berharap proses hukum dilakukan secara tegas sesuai peraturan perundang-undangan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak-pihak yang berkaitan dengan pelaksanaan dan pengawasan pembangunan KDMP Desa Muara Dua masih perlu memberikan klarifikasi mengenai spesifikasi pekerjaan, nilai anggaran, perubahan nilai kontrak, serta mekanisme pengawasan pembangunan tersebut.

LP:Tim media online selidikkasus. com

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*