MUARA ENIM selidikkasus.com– Keterbatasan fasilitas di SMA Negeri 1 Pulau Panggung, Kecamatan Semendo Darat Laut (SDL), Kabupaten Muara Enim, mendorong orang tua dan wali murid mengambil inisiatif untuk membantu pembangunan fasilitas sekolah.

Di tengah keterbatasan anggaran yang dirasakan pihak sekolah, para wali murid melalui komite sekolah berinisiatif melakukan swadaya untuk pembangunan lahan parkir serta penambahan fasilitas toilet (WC). Langkah tersebut mendapat apresiasi dari sejumlah masyarakat yang menilai kepedulian orang tua terhadap kondisi sekolah patut mendapat perhatian.

Berdasarkan pantauan tim media, proses pembangunan lahan parkir dan sejumlah fasilitas WC saat ini tengah berjalan. Pembangunan dilakukan melalui dukungan swadaya wali murid serta komite sekolah.

Ketua Komite SMA Negeri 1 Pulau Panggung saat dikonfirmasi membenarkan adanya pembangunan tersebut. Menurutnya, pembangunan dilakukan karena kondisi fasilitas sekolah dinilai belum mampu memenuhi kebutuhan ratusan siswa.
«“Memang benar saat ini ada pembangunan lahan parkir dan sejumlah fasilitas WC sekolah. Ini merupakan inisiatif dan swadaya para orang tua wali murid yang melihat kondisi sekolah, terutama karena belum tersedianya lahan parkir yang memadai dan fasilitas WC yang belum mencukupi kebutuhan siswa yang jumlahnya sekitar 400 orang,” ujarnya.»
Ia mengakui, jika hanya mengandalkan dana swadaya dari wali murid, pelaksanaan pembangunan tidak mudah. Namun, proses pembangunan tetap dapat berjalan karena adanya bantuan dari pihak lain.
Salah satu dukungan datang dari Advokat Dr. Aan Tawly, S.H., M.H., yang disebut memberikan bantuan berupa alat berat serta material batu krokos untuk mendukung pekerjaan pembangunan.
“Kalau melihat kemampuan anggaran dari hasil swadaya wali murid, tentu cukup berat untuk menyukseskan pekerjaan ini. Namun kami mendapat dukungan dari Advokat Dr. Aan Tawly, S.H., M.H., berupa bantuan alat berat dan batu krokos. Dengan bantuan tersebut, pembangunan saat ini dapat berjalan tanpa hambatan berarti,” jelasnya.
Pihak sekolah bersama komite juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para wali murid serta pihak-pihak yang telah memberikan dukungan terhadap peningkatan fasilitas sekolah.
Pihak sekolah berharap ke depan fasilitas SMA Negeri 1 Pulau Panggung dapat terus dibenahi sehingga mampu memberikan kenyamanan dan menunjang proses belajar mengajar bagi seluruh siswa.
Namun di balik apresiasi tersebut, muncul pula sorotan dari masyarakat mengenai perhatian pemerintah daerah, khususnya instansi yang membidangi pendidikan, terhadap kondisi sarana dan prasarana sekolah.
Sejumlah orang tua dan masyarakat mempertanyakan mengapa pembangunan fasilitas dasar seperti lahan parkir dan WC harus lebih dahulu didorong melalui swadaya wali murid.
Masyarakat berharap Dinas Pendidikan tidak hanya menunggu adanya keluhan, tetapi turun langsung melakukan pengecekan kondisi fasilitas sekolah dan memastikan kebutuhan sarana pendidikan menjadi perhatian pemerintah.
“Kami sebagai masyarakat dan orang tua wali murid tentu ingin membantu sekolah. Tetapi jangan sampai kebutuhan fasilitas dasar sekolah terus-menerus dibebankan kepada orang tua. Kami berharap dinas terkait turun melihat langsung kondisi sekolah dan memberikan perhatian yang serius,” ujar salah seorang masyarakat.
Masyarakat juga meminta adanya keterbukaan mengenai program dan anggaran yang diperuntukkan bagi peningkatan fasilitas sekolah. Menurut mereka, apabila memang terdapat anggaran pemerintah untuk sarana dan prasarana pendidikan, penggunaannya harus dapat dirasakan secara nyata oleh sekolah dan siswa.
“Kami tahu sekolah merupakan bagian dari dunia pendidikan yang mendapatkan perhatian pemerintah. Karena itu kami berharap jangan sampai sekolah berjalan sendiri. Kalau memang perhatian terhadap pendidikan belum maksimal, kami meminta pemerintah provinsi, termasuk Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, dapat turun tangan dan melihat langsung kondisi sekolah,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, perhatian publik kini tertuju pada sejauh mana Dinas Pendidikan akan merespons kebutuhan fasilitas SMA Negeri 1 Pulau Panggung, serta apakah pembangunan yang saat ini dilakukan melalui swadaya masyarakat nantinya dapat memperoleh dukungan pemerintah.
Tim media masih membuka ruang konfirmasi dan klarifikasi kepada Dinas Pendidikan terkait kondisi fasilitas, program pembangunan, serta alokasi anggaran untuk SMA Negeri 1 Pulau Panggung.tim
Hi, its nice piece of writing about media print, we all
be aware of media is a fantastic source of facts.