Konsumen BFI Merasa dirugikan, Drum Truknya di Tarik Paksa saat Sedang membawa Muatan

BANJARNEGARA- Heran memang ulah depkolektor dimana-mana hampir sama bagai preman bayaran pasalnya Michel seorang warga Gentansari Banjarnegara merasa kecewa menjadi konsumen BFI Finance , karena macet dua bulan namun drum truk miliknya yang dijaminkan ke BFI di tarik paksa oleh Depkolektor internal. Dua mingguan ini truknya ditarik oleh BFI dikarenakan nunggak dua bulan mau jalan tiga bulan disebabkan hak-haknya tidak dipenuhi.

“ Saya kredit 100 juta di BFI dengan jaminan Mitsubitshi Colt T FE 74 HC 125 PS Dump Truk Nopol R 1377 GD , dengan pancairan 78jutaan waktu itu, setelah dikurangi administrasi dan berjanji untuk pengurusan pajak kendaraan yang macet 2 tahun, sudah mengangsur empat kali, karena pajaknya tidak diurus-urus maka saya tidak mengangsur duabulan mau jalan tiga bulan,” ujarnya ditemui Wartawan di RM Pasar Pucang Rabu (22/5) kemarin.

Dirinya mengambil kredit 100jt an di BFI karena marketingnya bernama Wahyu berjanji akan mengurus pajak kendaraan yang macet tiga tahun, pencairanya dipotong untuk administrasi dan pengurusan pajak yang telat, namun setelah mengangsur sampai empat kali tidak diurus-urus juga padahal DumpTruknya digunakan untuk bekerja hanya di berikan FC STNK Yang di CAP BFI sering kali ditilang karena tidak dapat menunjukan STNK yang aslinya.

 

“ Kendaraan Saya seringkali kena tilang oleh Petugas, hal ini menyebabkan kerugian padahal kami rutin mengangsur sampai empat kali angsuran Rp 4.038.000./bln, karena hak-hak saya tidak diindahkan dalam hal pengurusan pajak karena berdalih Plat Kuning, namun semestinya biro jasa sudah dapat menafsirkan dana tersebut, karena hal itu angsuran duabulan mau jalantiga bulan saya hentikan namun malah kendaraan di ambil finance, padahal saya sudah membayar jasa Depkolektor dengan dalih minta ganti bensin namun tetap ditarik,

”tambah Michael Bernard Mardi. “ Karena sudah ditarik, kami meminta Mobil dikembalikan sekalian STNK yang macet, dana untuk pengurusan Pajak sepatutnya untuk tigakali angsuran, kalau tidak diindahkan kami akan melaporkan ke OJK terkait Kendaraan Pajak mati 3 tahun namun tetap dicairkan, dan melakukan upaya hukum karena sudah merasa dirugikan baik materiil maupun imateriil padahal Truk baru diganti empat rodanya yang belum lunas pembayaranya, dan sudah titip ganti bensin pada DC yang menagih namun tetap ditarik kendaraanya, hal itu bisa saya adukan pemerasan dan perampasan kendaraan, ” tutup michael.

Sementara itu Kepala cabang BFI Finance Banjarnegara tidak mau ditemui Pegawai customer service yang tidak mau disebutkan namanya berdalih sudah ada bagian tertentu yang mengurusi penarikan unit, padahal Kepala Cabangnya saat awak media menemui dokatakan ada namun tidak mau ditemui dan menyarankan agar menghubungi bagian penarikan unit yang macet. ” Silahkan bapaknya hubungi bagian penarikan, dan tidak diperbolehkan mengambil gambar,” tegasnya.