Bukan Cuma Israel, Daftar Negara yang Pernah Dihantam Hacker Indonesia

.Foto ilustrasi

.

.

Bukan Cuma Israel, Daftar Negara yang Pernah Dihantam Hacker Indonesia, “Baru-baru ini ramai diperbincangkan soal aksi peretas atau hacker Indonesia bernama Ganosec Team atau Garuda Anon Security yang berani acak-acak Israel yang kemungkinan sebagai bentuk solidaritas sesama negara Muslim. Tidak hanya Indonesia, kelompok hacker asal Malaysia juga melakukan hal yang sama.

Dilangsir dari VIVA.CO.ID “Perang siber antarnegara sudah beberapa kali terjadi. Bukan hanya Israel ada enam peristiwa yang membuat hacker Indonesia turun tangan. Berdasarkan data yang diolah VIVA Tekno, Selasa, 25 Mei 2021, berikut ulasannya:

“Australia”
Terjadi perang siber antara hacker Indonesia dan Australia menjelang akhir 2013. Peristiwa ini bermula dari isu penyadapan Kedutaan Besar Australia di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Petinggi negara menjadi korban penyadapan termasuk Presiden Republik Indonesia saat itu, Susilo Bambang Yudhoyono.

Sebagai balasan, kelompok hacker lokal yang menamakan dirinya Anonymous Indonesia membajak ratusan situs Australia. Serangan siber lanjutan kemudian dibalas oleh hacker Australia agar serangan menyasar ke pemerintah tidak lagi ke situs publik.

“Malaysia”
Bermula dari event olahraga tahunan SEA Games 2017 di mana bendera Indonesia terbalik di buku suvenir. Kelompok hacker Indonesia bernama Extreme Crew melakukan deface terhadap situs publik Malaysia karena memprotes bendera merah putih terbalik.

“Bangladesh”
Pada 2013, hacker asal Bangladesh mengaku akan menyerang situs-situs atau website di Indonesia. Mereka mengungkapkannya di grup terbuka Facebook, Bangladesh Grey Hat Community. Kemudian, terjadilah perang dunia maya, di mana hacker Indonesia melakukan serangan DDoS (distributed denial of service) ke Bangladesh.

“Koalisi China dan Malaysia”
Perang siber antara Indonesia melawan koalisi hacker China dan Malaysia pecah pada 2009. Meski sendirian namun hacker Indonesia berhasil menghantam ratusan situs Malaysia.

Bahkan, salah satu kelompok peretas yang berbasis di Yogyakarta melakukan deface dan meninggalkan pesan. “You want Cyberwarfare?? I give you now. WE ARE READY FOR CYBERNATIC WAR!” Tidak ada serangan balasan dari koalisi hacker tersebut.

“Myanmar”
Saling ejek di dunia maya menyebabkan Indonesia mengalami serangan siber dari Myanmar pada 2013. Salah satu deface yang mereka lakukan dianggap telah menghina Indonesia dan agama Islam. Tak butuh waktu lama, ratusan website Myanmar tumbang oleh serangan hacker Indonesia.

“Filipina’

Warga negara Filipina Mary Jane Veloso dijatuhi hukuman mati karena membawa barang terlarang ke Tanah Air. Hacker tetangga Indonesia itu kemudian melakukan serangan siber secara brutal terhadap situs Indonesia.

Salah satu serangan siber balasan yang dilakukan hacker Indonesia adalah mempublikasikan nomor telepon Presiden Filipina Benigno Aquino pada 2013. Juru bicara Kepresidenan Filipina sampai angkat bicara dan berkata bahwa tindakan itu adalah tindakan vandalisme di dunia maya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*