Penumpang Kereta Api Listrik (KRL) Wajib Membawa Surat Tugas Dari Perusahaannya

Penumpang Kereta Api Listrik (KRL) Wajib Membawa Surat Tugas Dari Perusahaannya

Jakarta,selidikkasus.com -Demi memangkas peredaran virus covid19 yang disinyalir penumpang KRL banyak menyumbang tertularnya wabah pandemik ini maka pemerintah menyatakan dengan tegas bagi warga yang hendak bekerja dengan menggunakan kendaraan KRL wajib membawa Surat Tugas dari perusahaannya.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi kepada awak media tadi malam 10/5 di Jakarta.Budi Karya memaparkan “Para penumpang KRL ini disinyalir termasuk penyumbang terbesar penularan covid-19,maka dari itu selain jumlah penumpangnya dibatasi juga para penumpang wajib menunjukan surat tugas kepada petugas sebelum menaiki KRL,karena hampir semua penumpang beralasan akan bekerja,contoh yang naik dari stasiun Bogor dengan tujuan Jakarta,mereka beralasan akan bekerja” paparnya.

“Selain dari surat tugas juga mereka akan di cek suhu badan atau kesehatannya karena keluar masuk zona merah sangat riskan tertular virus corona yang sedang mewabah saat ini,bagi penumpang yang tidak mentaati aturan atau tidak dapat menunjukan surat tugasnya maka penumpang tersebut tidak bisa menggunakan jasa angkutan KRL atau bila sudah terlanjur berada didalam gerbong kereta maka penumpang tersebut akan diturunkan di setasiun yang dilalui KRL didepannya” imbuhnya.

Sujono petugas Security didalam gerbong KRL kepada selidikkasus.com mengatakan “Banyak penumpang diatas gerbong kedapatan tidak membawa surat tugas,sedangkan kereta telah jalan,maka mau tidak mau disetasiun berikutnya penumpang itu akan dipaksa turun dan tidak bisa melanjutkan perjalanan dengan menggunakan KRL,kami selaku petugas diharuskan bertindak tegas sesuai dengan aturan yang diterapkan” katanya.
(Gun’s – Jkt)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*