MUARA ENIM, SELIDIKKASUS.COM – Tindak lanjut pemberitaan revitalisasi gedung PAUD Desa Datar Lebar, Kecamatan Semende Darat Ulu (SDU), Kabupaten Muara Enim dengan anggaran Rp429.204.000 yang sebelumnya disorot, masih belum mendapatkan titik terang.
Tim media Selidikkasus.com telah melakukan upaya konfirmasi resmi kepada dua pihak terkait, yakni Kepala PAUD Desa Datar Lebar, Ibu Ruhaiyati dan Dinas Pendidikan Bidang Dikdas TK/PAUD Kabupaten Muara Enim.
1. Konfirmasi ke Kepala Sekolah
Upaya konfirmasi dilakukan tim media kepada Kepala PAUD, Ruhaiyati melalui pesan WhatsApp. Namun, hingga berita lanjutan ini diterbitkan, pesan yang dikirim hanya centang satu dan tidak kunjung terkirim.
Terdapat indikasi nomor kontak tim media telah diblokir oleh pihak kepala sekolah, sehingga upaya untuk mendapatkan hak jawab dan penjelasan terkait pelaksanaan pekerjaan revitalisasi tidak dapat terhubung.
2. Konfirmasi ke Dinas TK/PAUD
Sebelumnya, Eka Dikdas TK PUD sempat merespon singkat terkait temuan keramik yang bisa diangkat pakai tangan dan pondasi yang memprihatinkan.
“Trims infonya. Nanti tim sarpras akan cek ke lokasi,”
Namun, saat tim media kembali menanyakan secara resmi pada malam harinya mengenai hasil pengecekan Tim Sarana dan Prasarana (Sarpras) ke lokasi TK Desa Datar Lebar, belum ada jawaban resmi hingga saat ini.
Isi konfirmasi yang dikirimkan:
“Selamat malam Bu, izin bertanya apakah tim Sarpras sudah melakukan pengecekan langsung ke lokasi gedung TK Desa Datar Lebar? Jika sudah, apakah ada temuan atau hasil pemeriksaan terkait pelaksanaan pembangunan melalui program revitalisasi tersebut? Kami dari tim media ingin meminta informasi agar pemberitaan tetap berimbang dan sesuai fakta di lapangan.”
Sampai batas waktu penerbitan berita segmen kedua ini, kedua pihak belum memberikan keterangan resmi.
Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, pemberitaan ini diterbitkan setelah adanya upaya konfirmasi berimbang, dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Tim media masih membuka ruang hak jawab bagi pihak Kepala Sekolah maupun Dinas Pendidikan Kabupaten Muara Enim apabila di kemudian hari ingin memberikan klarifikasi.
Publik berharap agar Tim Sarpras Dinas Pendidikan segera turun ke lapangan dan membuka hasil evaluasi pekerjaan tersebut secara transparan, mengingat anggaran yang digunakan merupakan anggaran negara yang harus dipertanggungjawabkan secara mutu dan spesifikasi teknis.
LP:Tim jurnalis