Revitalisasi PAUD Desa Datar Lebar Disorot, Anggaran Rp429,2 Juta Jadi Perhatian, Kepala PAUD Akui Kesalahan Teknis

MUARA ENIM, SELIDIKKASUS.COM – Pekerjaan revitalisasi gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Desa Datar Lebar, Kecamatan Semende Darat Ulu (SDU), Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, menjadi sorotan setelah tim media menemukan sejumlah bagian pekerjaan yang dinilai perlu dievaluasi. Dengan anggaran sebesar Rp429.204.000, kesesuaian hasil pekerjaan dengan spesifikasi teknis dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) menjadi perhatian.

Berdasarkan pantauan tim media di lapangan, pekerjaan revitalisasi tersebut meliputi renovasi dua gedung, pengecatan, pembangunan satu gedung baru berukuran sekitar 4 x 6 meter, serta pemasangan sejumlah kusen pintu.

Dalam peninjauan tersebut, tim media menyoroti pemasangan material pada teras depan serta kondisi bagian bawah dinding bangunan yang tampak mengalami kerusakan atau pengelupasan. Temuan tersebut dinilai perlu diperiksa lebih lanjut untuk memastikan penyebabnya dan menentukan langkah perbaikan yang sesuai.

Salah satu bagian yang menjadi perhatian adalah pemasangan keramik pada teras depan. Kepala PAUD, Ruhaiyati, mengakui bahwa bagian tersebut seharusnya menggunakan guiding block sebagai elemen penunjuk jalur bagi penyandang disabilitas netra.

Kepala PAUD Akui Kesalahan Teknis

Saat ditemui tim media, Ruhaiyati mengakui adanya kekeliruan teknis dalam pengarahan kepada pekerja selama proses revitalisasi berlangsung. Ia menyebut pemasangan material pada bagian teras sebagai salah satu pekerjaan yang perlu diperbaiki.

“Memang ada beberapa kesalahan teknis dalam pengarahan kepada tukang saat bekerja. Seperti pemasangan keramik, seharusnya menggunakan guiding block untuk aksesibilitas, tetapi kami memasang keramik. Namun, kami akan segera memperbaikinya. Maklum, kami tidak terlalu memahami masalah bangunan, tetapi kami akan segera melakukan perbaikan,” ujar Ruhaiyati.

Pernyataan tersebut menjadi perhatian dalam evaluasi pelaksanaan pekerjaan. Pasalnya, kegiatan dengan anggaran ratusan juta rupiah perlu dilaksanakan berdasarkan perencanaan, spesifikasi material, dan ketentuan teknis yang telah ditetapkan.

Perbaikan terhadap bagian yang dinilai belum sesuai perlu ditindaklanjuti. Selain itu, pemeriksaan juga perlu mencakup kualitas konstruksi, volume pekerjaan, serta kesesuaian material yang digunakan dengan dokumen perencanaan.

Kepala Desa Datar Lebar Janji Tindak Lanjuti Temuan

Sementara itu, Kepala Desa Datar Lebar, Risdan, tidak berada di kantor desa saat didatangi tim media. Tim kemudian menghubunginya melalui telepon untuk meminta konfirmasi terkait pelaksanaan revitalisasi gedung PAUD tersebut.

Risdan membenarkan bahwa pekerjaan revitalisasi sedang berlangsung di desanya. Ia menjelaskan bahwa saat itu dirinya tengah mengikuti kegiatan di Muara Enim.

“Kami berterima kasih kepada rekan-rekan media yang telah ikut melakukan pengawasan. Temuan tersebut nantinya akan kami sampaikan kepada pihak PAUD agar dilakukan perbaikan apabila memang terdapat kesalahan,” ujar Risdan.

Pernyataan tersebut diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui pemeriksaan langsung terhadap bagian pekerjaan yang menjadi perhatian. Dengan demikian, temuan di lapangan tidak hanya menjadi bahan evaluasi, tetapi juga dapat diikuti dengan perbaikan yang sesuai dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dikdas TK/PAUD Merespons, Tim Sarpras Akan Turun ke Lokasi

Menindaklanjuti temuan tersebut, tim media menyampaikan informasi dan hasil pantauan lapangan kepada pihak Dikdas TK/PAUD, Eka, melalui pesan WhatsApp.

Dalam tanggapannya, Eka menyampaikan apresiasi atas informasi yang diberikan dan menyatakan bahwa tim sarana dan prasarana (sarpras) akan melakukan pengecekan langsung ke lokasi.

“Dengan adanya ini, kami akan … Trims infonya. Nanti tim sarpras akan cek ke lokasi,” ujar Eka melalui pesan WhatsApp.

Respons tersebut menjadi langkah awal untuk menindaklanjuti temuan di lapangan. Pemeriksaan oleh tim sarpras diharapkan dapat memberikan penilaian teknis terhadap bagian pekerjaan yang disorot, termasuk pemasangan material pada teras dan kondisi bagian bawah dinding bangunan.

Hasil pemeriksaan tersebut juga penting untuk memastikan apakah pekerjaan telah sesuai dengan spesifikasi teknis dan dokumen perencanaan serta apakah diperlukan perbaikan lebih lanjut.

Anggaran Rp429,2 Juta, Kualitas Pekerjaan Perlu Dipastikan

Nilai anggaran revitalisasi sebesar Rp429.204.000 menjadi alasan penting bagi pihak terkait untuk memastikan bahwa pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan. Pemeriksaan perlu mencakup spesifikasi material, metode pengerjaan, volume pekerjaan, serta kesesuaian hasil akhir dengan RAB dan dokumen teknis.

Tim media mendorong pihak berwenang untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh, terutama pada bagian teras depan dan dinding yang terlihat mengalami kerusakan. Apabila ditemukan ketidaksesuaian, pihak pelaksana perlu dimintai penjelasan dan diminta melakukan perbaikan sesuai ketentuan yang berlaku.

Revitalisasi gedung PAUD bukan sekadar memperindah bangunan melalui pengecatan atau pemasangan keramik. Hasil pekerjaan harus mendukung keamanan, kenyamanan, aksesibilitas, dan kelayakan fasilitas pendidikan bagi anak-anak.

Penggunaan anggaran harus sejalan dengan kualitas hasil pekerjaan. Karena itu, pengawasan dan pemeriksaan teknis menjadi bagian penting untuk memastikan fasilitas pendidikan yang dibangun atau direvitalisasi benar-benar memenuhi kebutuhan penggunanya.

Hingga berita ini diterbitkan, tim media masih menunggu tindak lanjut dari pihak terkait, termasuk hasil pengecekan tim sarpras dan realisasi perbaikan terhadap bagian pekerjaan yang menjadi sorotan.

Tim SELIDIKKASUS.COM akan terus memantau perkembangan persoalan ini demi mendorong transparansi, akuntabilitas penggunaan anggaran, serta terwujudnya fasilitas pendidikan yang layak bagi masyarakat.

LP: Jurnalis SELIDIKKASUS.COM

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*