Penuh Haru! Setelah 35 Tahun Rindu,Mantan Murid SD Negeri 30 Lembah Binuang Akhirnya Berjumpa kembali dengan Bapak Sarel

 

____________________________________________

PASAMAN BARAT,Selidik kasus com,17/72026-Sebuah pertemuan yang penuh dengan haru menyelimuti kampung pinang Talu,kecamatan Talamau,Baru ini.Seorang mantan murid Sekolah dasar SD Negeri 30 Lembah Binuang yang lama,angkatan tahun 1980 akhirnya berhasil menjumpai kembali dengan guru kesayangannya,Bapak Sarel ,setelah terpisah selama 40 tahun lamanya.kerinduan yang di pendam berpuluh tahun pun telah terpecahkan di dalam Isak tangis haru kebahagiaan waktu jumpa pada Hari Rabu,14/7-2026 kemaren di kampung pinang Talu.

Puluhan tahun telah berlalu sejak hari terahir seorang murid melangkah kan kakinya keluar gerbang sekolah di Lembah Binuang untuk menyambung ke sekolah yang lebih tinggi.waktu pun mengubah banyak hal:wajah-wajah mulai berkerut,suasana desa pun mulai berobah perlahan berganti nama,namun bayangan sosok seorang guru yang di cintai yang pernah beri semangat juang tetap teringat di benak sang murid,ia bernama Bapak Sarel tak pernah nasehat nya sekalipun pudar dari ingatan sang murid.selama berpisah ,setiap kali teringat masa di sekolah dasar,doa selalu ia panjatkan agar gurunya senantiasa sehat dan bahagia di kampung atau dimana saja ia berada.

Perjalanan mencari keberadaan Bapak Sarel pun akhirnya berbuah manis.kabar bahwa beliau kini menetap di kampung pinang Talu menjadi cahaya harapan yang di nanti-nanti.Begitu melihat sosok yang selama ini yang di rindukan,tangis haru lagi tak mampu untuk ditahan.keduanya saling berpelukan erat,seolah waktu berhenti sejenak membawa mereka kembali ke ruangan kelas sederhana di tahun 1980 silam.

“pak Sarel….Akhirnya saya bisa bertemu Bapak lagi,”Ucap si murid dengan suara bergetar sambil menggenggam erat tangan sang gurunya.”Selama 40 tahun ini Bapak tak pernah hilang dari hati dan pikiran saya.semua ilmu,nasehat,serta kesabaran Bapak mengajar saya dulu,sampai detik ini masih menjadi pegangan hidup saya.”ujar sang murid pada gurunya.

Bapak Sarel pun tak kuasa menahan haru menyambut kedatangan murid lamanya yang pernah ia asuh penuh nasehat kehidupan dulu.

Beliau mengaku sangat terharu dan tidak menyangka bahwa setelah sekian lama,berpisah masih ada murid yang setia mengingat dan mencarinya.”Terimakasih nak telah mencari saya kembali nak,Bapak Sarel pun menetes kan air matanya,terima kasi tak pernah melupakan saya nak Hendra Tanjung.Melihatmu tumbuh menjadi orang yang baik dan berhasil,itu lah kebahagian yang terbesar bagi kami seorang guru,”ujar Bapak Sarel dengan lembut.

Pertemuan yang berlangsung penuh kehangatan ini menjadi bukti nyata bahwa ikatan antara guru dan murid sejati tak akan pernah diputus oleh jarak maupun waktu.meski terpisah berapa dekade,dan rasa hormat,kasih sayang,serta kenangan indah yang pernah terjalin di SD negeri 30 Lembah Binuang,sekarang berganti dengan SD negeri 14 Pasaman,akan tetap utuh dan abadi tuk selamanya.

(HND)