Ketua DPRD Gresik Buka Suara Soal Polemik di PT.BIP

 

Gresik- Ketua DPRD Kabupaten Gresik Muhammad Syahrul Munir buka suara terkait polemik proyek PT.Bungah Industrial Park yang berada di Desa Melirang Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik yang banyak menimbulkan persoalan di tengah masyarakat. Ketua DPRD dari PKB itu meminta agar pihak perusahaan senantiasa mentaati aturan yang berlaku.

Menurut Syahrul, berbagai persoalan di tengah masyarakat yang timbul beberapa bulan ini segera diselesaikan secara menyeluruh dengan cara mengajak duduk bersama semua pihak termasuk melibatkan pemerintah desa, tokoh masyarakat serta warga terdampak. Disamping itu pihak perusahaan juga diminta kooperatif serta selalu mengedepankan sikap humanis, sehingga meminimalisir terjadinya konflik sosial.

“Segera pihak perusahaan agar mencari solusi terbaik agar persoalan mulai pembebasan lahan hingga proses pembangunan lainya bisa terselesaikan. Pihak perusahaan juga harus kooperatif dan selalu mengedepankan sikap humanis dengan warga agar potensi konflik sosial masyarakat disekitar lahan bisa diminimalisir,” katanya. Selasa, (2/12/2025)

Tidak hanya itu, pihak perusahaan juga diminta menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat sebelum melaksanakan proses pembangunan. Tidak hanya para pemangku kebijakan di tingkat kecamatan maupun desa, bahkan perlu juga melibatkan unsur tokoh masyarakat hingga warga.

“Selain taat aturan yang berlaku, perusahaan juga harus mengedepankan pendekatan secara humanis dengan masyarakat, salah satunya melalui sosialisasi yang merata ke seluruh elemen. Sehingga jika terjadi persoalan bisa duduk bersama dan terselesaikan dengan baik,”jelas Syahrul.

Diketahui, proyek pembangunan PT.BIP menuai sejumlah polemik dibtengah masyarakat, diantaranya sengketa lahan warga yang belum terbayar, penolakan rencana pembongkaran makam tua, dan puluhan rumah warga yang mengalami retakan akibat imbas aktivitas blasting atau pemerataan lahan dengan menggunakan detonator atau alat peledak. (Fun)