Kepsek SDN Kilo-5 Diminta Ber-iktikad Baik, Jujur dan Bertanggungjawab

 

Subulussalam, selidikkasus.com- Kepala Sekolah (Kepsek) Sekolah Dasar Negeri (SDN) Teladan Baru atau di sebut SDN-Kilo-5 Kecamatan Runding Kota Subulussalam Ms, S.PdI di minta agar memiliki iktikad baik, jujur dan bertanggungjawab.

Permintaan itu di lontarkan sebanyak Tujuh orang warga Subulussalam berinisial Rs, ONT, Rb, Drs-Us, PS, JM dan Rg br Hsg melalui surat somasi pertamanya tertanggal 25 Februari 2022 di serahkan kepada kepala SDN Teladan Baru atau Kilo-5 yang poto copy salinannya sampai kepada wartawan media ini pada Selasa (07/03/2022).

Jumlah uang yang mereka tulis adalah: uang Rs (10.000.000,-). Uang ONT (10.000.000,-) Uang Rb (10.000.000,-). Uang Dra Us (25.000.000,-). Uang PS (8.000.000,-) Uang JM (15.000.000,-) dan Uang Rs br Hsg (10.000.000,-).

Bahkan Tembusan surat somasi itu pun tidak tanggung-tanggung, mulai dari kepala BKN-RI, hingga Kadisdik Aceh, Walikota Subulussalam, Ketua DPRK Subulussalam, Ketua MPD Kota Subulussalam, Kadisdikbud Kota Subulussalam, Kepala BKPSDM Kota Subulussalam, Ketua PN Singkil, Kajari Subulussalam, Kapolres Subulussalam, Ketua PGRI Kota Subulussalam dan LBH LMR-RI BPH. NMS Komda Aceh Singkil dan Kota Subulussalam.

Melalui surat somasi pertamanya itu di jelaskan, mereka mengaku menyerahkan modal/uang tunai kepada Ms pada awal tahun 2020 lalu, untuk modal pekerjaan pengadaan baju seragam sekolah di pemko setempat setelah di iming-imingi akan di beri keuntungan setiap bulan oleh Ms.

Masih dari isi surat somasi itu, sesuai surat perjanjian, mestinya pada bulan Oktober 2021, semua keuntungan beserta modal/uang tunai tersebut sudah di kembalikan tanpa ada alasan, delik maupun dalih lainnya. Namun, mereka merasa tertipu, karena setiap di lakukan penagihan, alasan Ms di anggap tidak memiliki kebenaran.

Menanggapi surat somasi itu, kepala SDN teladan Baru/kilo-5 di konfiramasi wartawan media ini tanggal (7/03/2022) mengatakan melalui pesan whsab,terserahlah???

 

Secara terpisah, Pundeh Sinaga merupakan saksi dalam surat perjanjian mereka. Kepada media ini mengingatkan Ms, agar jangan banyak berdelik atau mencari alasan untuk lepas dari tanggungjawabnya atas semua uang orang yang di ambilnya, dan

Pundeh juga meminta supaya Ms jangan terlalu tinggi hati dengan membawa bawa deking.

“Sudah Dua kali kami melakukan pertemuan untuk bermusyawarah dengan pemilik modal, Dua kalinya Ms di dampingi oleh aparat. Sehingga Ms malah merasa paling bennar dan sesuka hatinya membuat alasan yang sama sekali tidak memiliki nilai kebenaran” ujar Pundeh.

Lebih Jauh Pundeh Sinaga memaparkan, semula Ms mengatakan, bahwa Ms memiliki sisa kontrak proyek pengadaan baju seragam sekolah dengan pihak pemko Subulussalam pada tahun 2020, namun tidak selesai. Sehingga kontrak tersebut di lanjutkan kembali sampai bulan Oktober tahun 2021 dengan mempersiapkan dana sebesar Rp 800.000.000,-

Uang yang di terima Ms itu kata Pundeh, Ms mengaku akan digunakan sebagai dana defosit (Jaminan) untuk konveksi di wilayah Padang Sumatera Barat tempat dia (Ms-red) mengambil barang dari berbagai merek dan jenis pesanan pemerintah setempat.

“Makanya saya heran, sekarang Ms sudah terlihat berbohong, ada alasannya uang lengket di tangan pemko, pernah juga alasannya karena kebakaran, ada juga di sebutkan uangnya di larikan orang, entah mana yang bettul” tanya Pundeh. (Ramona)