MUARA ENIMselidikkasus.com – Percakapan melalui WhatsApp mengungkapkan sejumlah pertanyaan dan keluhan masyarakat terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola oleh Asosiasi Sosial Peduli Anak dan Masyarakat (ASLAP) di Desa Pulau Panggung, Kecamatan Semendo Darat Laut (SDT), Kabupaten Muara Enim. Rabu (25/02/2026).

Permintaan konfirmasi pertama diajukan pada pukul 18.13, bertanya mengenai nominal harga per porsi makan program tersebut.

Berdasarkan poster yang disampaikan, total biaya per porsi MBG adalah Rp15.000, dengan alokasi sebagai berikut Rp 8.000-Rp10.000 untuk makanan dan gizi (untuk balita, anak SD hingga SMA, ibu hamil, dan ibu menyusui), Rp3.000 untuk operasional (gaji karyawan, listrik, gas), serta Rp 2.000 untuk sewa tempat dan peremajaan alat masak. Penjelasan pada poster menekankan bahwa total biaya tidak hanya untuk makanan saja.
Program ini juga diklaim memberikan dampak ekonomi desa, seperti membuka lapangan pekerjaan tanpa syarat pendidikan, menyerap hasil tani dan ternak, membangun ekosistem ketahanan pangan, menumbuhkan wirausaha baru, serta memberikan gizi seimbang kepada anak-anak.
Namun dalam percakapan selanjutnya pada pukul 18.42, muncul foto porsi makanan yang disebut sebagai “porsi kecil” dengan nilai senilai Rp8.000, bahkan ada juga porsi dengan jumlah yang lebih sedikit.
Pengirim pesan yang merupakan perwakilan ASLAP menyampaikan keinginan untuk menaikkan berita terkait hal ini.
Masyarakat mengungkapkan kekhawatiran mereka, sebagian merasa bahwa biaya sewa lebih besar dibandingkan alokasi untuk menu makanan.
Keluhan utama yang muncul adalah bagaimana program bisa memberikan gizi yang cukup jika porsi dan alokasi makanan diperkecil seperti itu. Hal ini juga memunculkan pertanyaan apakah menu makanan MBG sudah memenuhi standar 4 sehat 5 sempurna.
Saat ini, pihak ASLAP melalui perwakilan bernama Nasran sedang dalam proses untuk mengkonfirmasi dan menjawab seluruh pertanyaan serta keluhan masyarakat tersebut.
Lp:redaksi (sum-sel)
Leave a Reply