Permahri : diamnya Kejati Riau “Takut atau Kongkalikong,?

 

Pekanbaru – klaim kejaksaan tinggi Riau dalam laporan kinerja bidang Permahri : diamnya Kejati Riau “Takut atau Kongkalikong? ”

Pekanbaru – klaim kejaksaan tinggi Riau dalam laporan kinerja bidang tindak pidana khusus sepanjang tahun 2025 yang telah berhasil menyelamatkan uang negara sebesar 16.8 miliar mendapat sorotan dari Persatuan Mahasiswa Hukum Riau (Permahri).

Ketua Permahri, Angga Rambe mengatakan bahwa claim tersebut bukan merupakan suatu hal yang patut dibanggakan, permahri menilai bahwa penyelamatan uang negara sebesar 16.8 M tersebut merupakan bentuk ketidak seriusan kejaksaan tinggi Riau dalam melakukan penegakan hukum dan agenda pemberantasan korupsi.

” Semua itu hanya orkestrasi, seolah-olah bekerja dan berkomitmen dalam melakukan pemberantasan korupsi, pasalnya banyak aduan masyarakat yang sampai saat ini tidak ditindaklanjuti tanpa kejelasan ” Ujar angga rambe.

Dugaan tindak pidana korupsi pks tengganau mandiri yang menyebabkan kerugian negara sebanyak triliuan telah memasuki tahap penyidikan pada tanggal 22 April 2025 berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor: PRINT-04/L.4/Fd.1/04/2025. Tetapi hingga kini kasus tersebut berjalan tanpa keterangan serta tidak ada pemeriksaan maupun pemanggilan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat.

Persatuan mahasiswa hukum Riau mengecam keras Kejaksaan Tinggi Riau karena permahri menilai bahwa diamnya kejati Riau merupakan bentuk ketidakseriusan kejati dalam melakukan penegakan hukum dan memberantas korupsi.

” Antara kejati Riau takut atau ada kongkalikong dibelakangnya kami tidak tau, tetapi 1 hal yang pasti adalah bahwa kejati Riau tidak berkomitmen melakukan penegakan hukum di bumi melayu ini. ” Ujar angga

Kami mahasiswa hukum Riau berkomitmen melakukan pengawalan serta pengawasan demi terciptanya penegakan hukum yang transparan serta berkeadilan. Kami minta kejati riau segera memanggil pihak-pihak yg terlibat dalam kasus ini, kami Mahasiswa Hukum Riau akan turun ke jalan jika kejati masih saja diam. Tutup Angga Rambe