Madina Sopobatu-pemerintah kabupaten Mandailing Natal, Sumatra Utara, sebelum men disposisi pencairan anggaran dana desa sopobatu, alangkah bagusnya inspektur inspektorat Madina kirimkan tim audit dulu, apakah benar kepala desa sopobatu Henri Rangkuti menganggarkan anggaran tepat sasaran atau tidak..?
“Awak media ini putra daerah sopobatu asli bertempat tinggal di desa sopobatu, selama kepemimpinan pemerintahan desa sopobatu sejak tahun 2023 hingga pada hari ini Rabu tanggal 3/Desember 2025). Dugaan awak media ini beserta masyarakat desa sopobatu kades selewengkan anggaran dana desa.
Dugaan awak media ini dan juga seluruh masyarakat sopobatu, kami sangat berharap sebelum Mencairkan dana desa (DD) alangkah bagusnya inspektorat Madina turun dulu ke desa sopobatu untuk meng audit anggaran sejak tahun 2023 hingga Saat ini 2025 apakah sudah benar dan tepat sasaran.
Selain itu, tokoh masyarakat kami juga meminta kepada inspektorat Madina pembangunan beserta pengadaan-pengadaan semua di periksa, jika dugaan kami masyarakat desa sopobatu benar kades kami korupsi, inspektorat harus mendukung kami masyarakat untuk lapor ke APH Madina, korupsi dana desa harus di proses sesuai UU yang berlaku di NKRI ini-tutur tokoh kami.
Bukan cuma hal itu saja, tokoh masyarakat sopobatu juga sangat prihatin semenjak Henri Rangkuti menjabat sebagai kepala desa, ia jarang turun ke desa ada pun masyarakatnya yang meninggal ia tidak perduli, bahkan, disaat musim cuaca ekstrem kemarin pun ia tidak pernah muncul ke desa untuk melihat keadaan masyarakatnya”tutupnya
Saya sebagai putra asli daerah sopobatu dan juga menjabat sebagai kordinator media selidik kasus.com yang bertugas di wilayah Mandailing Natal (Madina). Sumatra Utara, berharap besar kepada inspektorat Madina segera turun ke desa untuk audit semua bangunan pemerintah desa sopobatu tahun 2023 sampai tahun 2025 sebelum Mencairkan dana desa. Karena kami masyarakat menduga kades kami sudah mengkorupsikan dana desa demi memperkaya diri sendiri (AL)