
*CILACAP, Sudah dua kali Warga masyarakat Kalisabuk melakukan demo di depan kantor Balaidesa menuntut oknum sekdes untuk mengundurkan diri atau diberhentikan oleh kepala desa. namun sampai hari ini belum juga ada tindakan tegas dari pihak Kepala desa, meskipun bukti telah diberikan kepadanya.
Forum Tokoh Ulama dan masyarakat desa Kalisabuk yang diwakilkan kepada Muhamad Maghfur dan rekan rekan memberikan surat somasi kepada pihak kepala desa Kalisabuk akibat ketidaktegasan pihak kepala desa terhadap oknum sekertaris desanya yang menjadi sumber masalah yang akhirnya mengakibatkan gejolak di masyarakat.pada kamis, (27/2/2025)
Dalam somasi yang disampaikan Forum Tokoh Ulama dan Masyarakat tersebut menuliskan beberapa tuntutan kepada kepala desa, dan tuntutan tersebut diantaranya
“Warga sangat resah atas perbuatan sekdes Kalisabuk yang diduga berkumpul kebo,dan mengubah data pribadi tidak sesuai aturan dan regulasi sebagaimana mestinya
Isi somasi tersebut memberikan waktu kepada Kades sampai tanggal 6 Maret 2025 untuk bertindak tegas, “dan apabila tidak ada tindakan maka warga masyarakat desa Kalisabuk diminta untuk segera mengundurkan diri dari jabatan kepala desa Kalisabuk.
“Kami adalah suara masyarakat yang menyampaikan peringatan kepada pemimpin yang kami pilih untuk menjadi pemimpin yang tegas dan dapat memberikan kenyamanan terhadap masyarakat, “serta dapat kami andalkan untuk memimpin desa kami menjadi sebuah kepemimpinan yang bermoral. Apabila hal tersebut tidak dapat diwujudkan oleh Kepala Desa,maka, ” kami meminta Kepala Desa Kalisabuk segera mengundurkan diri dari Jabatan sebagai Kepala Desa”.
” Kami tokoh ulama dan masyarakat Desa Kalisabuk memberikan waktu agar Kepala Desa untuk dapat memenuhi somasi ini sampai dengan tanggal tanggal dan waktu yang sudah kami berikan yaitu (6/3/2025)
Selanjutnya, Muhamad Maghfur alias Apung saat ditemui wartawan menjelaskan. “Terkait masalah dengan adanya kegaduhan dan keresahan warga Kalisabuk yang hingga kini tak ada penyelesaian maka, “dalam konteks ini adalah tuntutan warga masyarakat Kalisabuk yang untuk menuntut Sekdes TN untuk mengundurkan diri dari jabatan Sekdes Kalisabuk “jelasnya
“Karena dalam hal ini, banyak sekali problematika atau permasalahan – permasalahan yang sudah layak untuk dirundingkan diri” tegas Muhamad Maghfur.
Lebih lanjut Apung juga menjelaskan, “untuk masalah bukti akurat itu, kami sebetulnya memang sudah mengantongi semuanya sebagai masyarakat Kalisabuk”.
Karena kebetulan kami juga diberikan data-data tersebut dari awal oleh pasangan yang dulu diklaim suaminya, yaitu Saudara Ferdinand. Dan itu ada bukti tertulis dan kebetulan tadi saya menyerahkan ”
“Somasi kepada kepala desa untuk perwakilan masyarakat Kalisabuk. Semuanya itu adalah kegeraman atau kegelisahan masyarakat Kalisabuk, ” yang selama ini tidak ada yang mencapai penyelesaian. “Yang seharusnya penyelesaian itu seharusnya semuanya bisa terselesaikan oleh kepala desa namun kali ini hanya atau masih mulur-mulur terus waktunya”.
Data-data yang dimanipulasi dari status kawin dan belum kawin semuanya, media juga semua sudah tahu” tambah
“Kami tidak menuntut pidananya, namun menuntut konsekuensi terhadap ahlak dan moralitas yang selayaknya tidak pantas dilakukan oleh sekdes.
Namun, somasi itu sudah cukup untuk mewakili masyarakat Kalisabuk yang selama ini selalu menunggu untuk mendapatkan keputusan “Tutup Apung
Saat awak media wawancarai kades Ripan.S.Sos menjelaskan, ” Mohon maaf, tanggapan saya hanya sesuai dengan petunjuk dari tim, tetap saya itu kooperatif, instruksi menunggu dan menunggu keputusan dari tim PJ Bupati ” jelasnya
“Seperti apa nanti tim itu akan membuat keputusan sehingga menjadi bahan aduan-aduan. Itu saja yang saya jawab, yang lain enggak ada” tambahnya
Lebih lanjut kades menjelaskan “Iya, sementara dari Kepala Desa menunggu keputusan dari tim yang pada saat itu dibentuk oleh PJ Bupati, yang terdiri dari ketuanya adalah Inspektur Kabupaten yang di ketuai pak Aris” Tutup Kades.
Red.