
Morowali- Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Morowali Provinsi Sulawesi Tengah Drs.Fajar saat Konferensi pers Terkait masalah Masyarakat Desa Sainoa Kecamatan Bungku Selatan Sebagai Pelaku Bom ikan
Kadis Perikanan Fajar menjelaskan, Sabtu(06/03/2021) Beberap bulan lalu mungkin dimedia sosial banyak yang kasih Informasi yang tidak jelas, dan hari ini dari pihak PSDKP menyampaikan tentang masalah ini,”Ucapnya
Sebagai Kepala Dinas Perikanan Daerah Kabupaten Morowali terimakasih kepada semua pihak, dan kita meluruskan hal ini karena di kabupaten Morowali ini memang 2 tahun terakhir ini makin marak pelaku Destructive Fishing(DF),”Jelasnya Fajar
Ini karena saat ini Racun Rumput Pun bisa Dijadikan untuk Menangkap ikan, kalau kita tidak melakukan tindakan tegas, ini dimasa akan datang Program Bupati “Morowali Sejahtera Bersama” ini tidak akan Tercapai karena lingkungan kita rusak,”Sebut Fajar
Untuk itu kami mengucapkan terima kasih dan proses hukum ini bagian dari pada agar kedepan tidak bertambah lagi,”Kata Fajar
Program kami di Dinas Perikanan ini memberikan bantuan cukup signifikan tapi kalau masih juga cara menangkap ikan kita tidak ramah lingkungan, ini bukan saja membahayakan kepada pelaku tapi juga membahayakan lingkungan termasuk membahayakan konsumen racun ikan itu dimakan oleh masyarakat kita Kabupaten Morowali, jadi ini bagian dari penegakan hukum dan saya Kepala Dinas Perikanan Daerah Kabupaten Morowali mengucapkan terima kasih kepada semua pihak,”Tutup Fajar
Erni